Home  
Login
Password
     
Untitled Document
Artikel
Artikel Pendidikan
Rabu, 2016-04-13 10:01:27 WIB
Tujuan Pendidikan Menurut para Pakar pendidikan di Indonesia
admin
Tujuan pendidikan merupakan salah satu komponen penting dalam sebuah sistem pendidikan. Dalam proses belajar mengajar, terjadilah proses trasnformasi ilmu dari guru ke murid untuk mencapai kualitas yang diinginkan. Untuk mencapai kualitas inilah diperlukan adanya tujuan pendidikan yang jelas dan terarah. Dengan tujuan pendidikan yang jelas dan terarah, maka akan menentukan berhasil tidaknya proses pendidikan melahirkan generasi yang berkualitas, baik kecerdasannya maupun moralnya.

Tujuan Pendidikan Menurut para Pakar

Pada dasarnya tujuan pendidikan adalah sebagai bahan untuk menentukan ke mana anak didik akan dibawa dan diarahkan. Sedangkan menurut Ahmadi di dalam bukunya Ilmu Pendidikan menyebutkan bahwa tujuan pendidikan menurut ajaran agama Islam, tujuan pendidikan merupakan sebuah proses pendidikan yang akan melahirkan generasi penerus yang cerdas, sehat, tunduk dan patuh terhadap segal perintah dan larangan dari Tuhan. Sedangkan menurut Suardi dalam bukunya Pengantar Pendidikan Teori dan Aplikasi, tujuan pendidikan merupakan sebuah hasil yang dicapai setelah proses pemberian pendidikan kepada anak didik telah selesai. Untuk menggapai tujuan itulah proses pembelajaran baik dalam transfer ilmu dari guru ke murid, latihan soal, dan berbagai aktivitas di dalamnya diarahkan agar murid mampu menuju kea rah tujuan pendidikan secara total.

tujuan pendidikan

Ki Hajar Dewantoro sebagai tokoh penting pendidikan di Indonesia juga memberikan gambaran mengenai apa itu tujuan pendidikan. Menurutnya, tujuan pendidikan yaitu mengajarkan berbagai ilmu kepada anak didik dengan harapan agar anak bisa menjadi pribadi yang baik dan sempurna hidupnya yang selaras dengan masyarakat dan alamnya. J.J. Rousseau, seorang tokoh aliran naturalisme mengemukakan pendapatnya mengenai tujuan pendidikan yaitu mempertahankan sifat baik yang ada di dalam diri manusia untuk diajarkan ke anak didik sehingga menciptakan anak didik yang dapat tumbuh secara alami layaknya manusia dengan kebaikan yang mereka miliki.



Selain beberapa tokoh di atas, masih ada banyak tokoh pendidikan yang menjabarkan apa makna dari tujuan pendidikan itu sendiri. Dari beberapa pendapat para pakar inilah dapat disimpulkan bahwa tujuan pendidikan merupakan harapan yang diinginkan setelah seorang peserta didik selesai mengenyam pendidikannya. Harapannya tentu melahirkan generasi penerus yang berbudi pekerti luhur, cerdas, sehat jasmani dan rohani, terampil, berdaya saing dan menjadi pribadi yang bertanggungjawab.

Tujuan pendidikan bisa dibagi ke dalam beberapa fungsi dalam tubuh pendidikan itu sendiri. Yang pertama, tujuan pendidikan sebagai arah pendidikan. Dengan begitu, tujuan pendidikan ini menjadi rambu-rambu jalan mana yang harus dilalui dari lokasi awal ke tempat tujuan. Sehingga penekannya terletak pada jalan manakah yang tepat untuk dilalui pada kondisi seperti ini. Sebagai contoh, jika guru ingin mengajarkan anak didiknya menjadi pribadi yang kritis, maka guru berusaha untuk menciptakan proses belajar mengajar yang memancing dan mengembangkan sikap kritis ini. Guru bisa memancing siswa dengan sebuah pertanyaan atau sebuah cerita. Dari pertanyaan atau cerita itu, siswa akan terpancing untuk bertanya ataupun menyanggah. Inilah yang akhirnya menumbuhkan sikap kritis pada diri anak didik. Begitu juga dengan seterusnya, apa yang guru inginkan maka harus memilih proses pendidikan yang mengarah ke tujuan tersebut.



Kedua, tujuan pendidikan sebagai titik akhir. Berbeda dengan fungsi tujuan pertama yang jangkauannya untuk saat ini, fungsi dari tujuan pendidikan kedua ini lebih menekankan ke masa yang akan datang. Hasilnya tentu tidak dapat kita lihat saat ini, tapi perlu waktu beberapa tahun lagi. Misalnya, guru ingin membentuk anak didiknya dapat berdaya saing. Saat ini hasil dari pendidikan yang mengarah ke siswa yang berdaya saing, belum akan terlihat dengan jelas. Tujuan pendidikan ini akan terlihat ketika mereka sudah berkecimpung di dunia kerja. Dengan kemampuan yang dimiliki, serta rasa percaya diri yang sudah terpupuk sejak usia sekolah membuat mereka memiliki kemampuan untuk bersaing dengan pekerja lainnya.

Di dalam susunan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia (UUD) tahun 1945, juga dicantumkan mengenai tujuan pendidikan Indonesia. Di dalam UUD ini dijelaskan bahwa tujuan pendidikan Indonesia adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Yang dimaksud cerdas dalam Undang-Undang ini bukan hanya berkaitan dengan kecerdasan secara intelektual saja. kecerdasan ini lebih luas cakupanya yaitu cerdas dalam emosional, spiritual serta nasionalismenya.



Sebagai turunannya atau penjelasan lebih detail lagi mengenai tujuan pendidikan nasional, pemerintah telah mengaturnya dalam UU No. 20 Tahun 2003 pasal 3 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Di dalamnya dijelaskan bahwa tujuan pendidikan adalah untuk memgembangkan potensi yang dimiliki oleh seluruh siswa yang melahirkan siswa yang bertaqwa kepada Tihan Yang Maha Esa, cerdas, sehat jasmani dan rohani, kreatif, mandiri, cakap, berbudi pekerti luhur, bertanggung jawab, serta dapat menjadi warga negara yang mematuhi segala aturan pemerintah yang berlaku.

tujuan pendidikan

Dari kedua fungsi di atas, tujuan pendidikan dibagi ke dalam beberapa macam tujuan pendidikan dalam hubungannya secara hierarki. Yang pertama, tujuan pendidikan nasional. Tujuan nasional ini merupakan tujuan secara keseluruhan yang meliputi apa yang negara harapkan dari kualifikasi umum yang dimiliki oleh seluruh masyarakat. Kualifikasi umum ini diharapkan dimiliki seluruh anak didik setelah melalui proses pendidikan wajib belajar 9 tahun ataupun tidak.

Kedua, ada tujuan institusional, yang mana tujuan pendidikan ini mengerucut kepada institusi atau sekolah masing-masing. Setiap lembaga pendidikan pastinya memiliki ciri khas dan karakteristik masing-masing. Ciri dan karakter inilah yang membuat tujuan pendidikan secara institusional akan berbeda-beda antara satu sekolah dengan sekolah lainnya. Adanya tujuan lembaga ini juga untuk memberikan keleluasaan untuk menonjolkan kelebihan baik yang didasari oleh karakter lembaga pendidikannya ataupun lingkungannya. KTA Tujuan ini akan membuat perbedaan antara sekolah di pulau Jawa dengan sekolah yang ada di Papua.



Baca Juga: Wajah Sistem Pendidikan di Indonesia untuk waktu Saat ini

Ketiga, tujuan kurikulum yang mana tujuan ini mengelompok sesuai jenjang pendidikan, mata pelajaran, serta bidang studi yang diambil oleh siswa. Penyusunan tujuan kurikulum ini didasari oleh tujuan institusional yang sudah dirumuskan setiap lembaga pendidikan itu. Kemudian tujuan ini akan dikaitkan dengan mata pelajaran yang diajarkan kepada siswa.

Keempat, tujuan instruksional, yang mana masih terbagi ke dalam dua bagian yaitu tujuan instruksional khusus dan tujuan instruksional umum. Dalam instruksional umum akan dijabarkan mengenai kualifikasi yang ingin dimiliki oleh peserta didik setelah melalui proses pembelajaran pada mata pelajaran dengan pokok pembahasan tertentu. Sedangkan tujuan pendidikan instruksional secara khusus merupakan penjabaran lebih lanjut apa yang sudah tertuang dalam tujuan pendidikan instruksional secara umum. Kualifikasi yang diharapkan diraih ini dirumuskan sendiri-sendiri sehingga tidak membuat guru kebingungan dalam menilai capaian siswa sesuai dengan kualifikasi yang diinginkan.

Itulah penjabaran mengenai beberapa tujuan pendidikan menurut beberapa pakar. Sesuai dengan penjabaran perkataan beberapa pakar, tujuan pendidikan merupakan kualifikasi apa yang ingin dimiliki dan dikuasai peserta didik setelah menyelesaikan proses belajarnya baik di pendidikan formal ataupun non formal.





Sumber: Taralite.com
Posted By : admin | Kategori Artikel : Pendidikan Telah dibaca sebanyak 127 kali
     
Main Menu
Home
Visi Misi
Struktur Pengurusan
Registrasi Alumni
Alumni
Pencarian Alumni
Agenda
Galeri
Artikel
Berita
Testimoni Alumni
Info Lowongan
Web Link
Sekilas Info
Untitled Document
Selamat Datang
Ikatan Keluarga Alumni (IKA) DCC merupakan wadah tunggal untuk menghimpun para lulusan DCC yang secara kekeluargaan melakukan dharma bakti kepada bangsa dan negara, membina rasa kekeluargaan antar alumni dan dengan civitas akademika.
Jumat, 2016-03-01 09:25:34
Kalender
October 2018
SunMon TueWed ThuFri Sat
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031   
Hits
Anda Pengunjung Ke :
There have been 23 visitors to this websiteThere have been 23 visitors to this website