Sejarah

Perguruan Tinggi

  • ITBA Dian Cipta Cendikia
    itba@dcc.ac.id

1. Sejarah Perguruan Tinggi
Institut Teknologi Bisnis dan Bahasa Dian Cipta Cendikia (ITBADCC) di Bandar Lampung yang diselenggarakan oleh Yayasan Dian Cipta Cendikia Lampung (YDCC-L) merupakan hasil dari penggabungan beberapa perguruan tinggi dibawah naungan Yayasan Dian Cipta Cendikia (YDCC) dan Yayasan Dian Cipta Cendikia Lampung (YDCC-L). Penggabungan tersebut melibatkan empat perguruan tinggi yaitu 1) Akademi Bahasa Asing Dian Cipta Cendikia (024017) dan 2) AMIK Dian Cipta Cendikia (024033), yang dijalankan oleh YDCC, serta 3) AMIK Dian Cipta Cendikia Pringsewu (024133) dan 4) STMIK Dian Cipta Cendikia Kotabumi (023112) yang dijalankan oleh YDCC-L. Hasil dari penggabungan ini adalah pembentukan sebuah perguruan tinggi baru yang diberi nama INSTITUT TEKNOLOGI BISNIS DAN BAHASA DIAN CIPTA CENDIKIA atau disingkat ITBADCC. ITBADCC berlokasi di jalan Cut Nyak Dien No.65 Kel. Durian Payung, Kec. Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung. ITBADCC memiliki dua Kampus PSDKU yang berada di Pringsewu dan Kotabumi. Kampus PSDKU Pringsewu terletak di Jalan Jendral Ahmad Yani No.134 Sidoarjo, Kec. Pringsewu, Kab. Pringsewu, sedangkan Kampus PSDKU Kotabumi terleta di Jalan Negara No.03 Candimas, Kotabumi, Kab. Lampung Utara.

Perguruan tinggi ITBADCC secara resmi mendapatkan izin dari Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia dengan Nomor: 701/E/0/2022, tertanggal 20 September 2022. Dalam izin ini, juga terdapat penambahan tiga program studi baru, yaitu (S1) Sistem Informasi, (S1) Teknologi Informasi, dan (S1) Bisnis Digital. Tanggal 18 Februari ditetapkan sebagai Dies Natalis ITBADCC, yang merupakan hari bersejarah awal berdirinya Lembaga Pendidikan Dian Cipa Cendikia pada tahun 1994.

Sejak awal berdirinya hingga saat ini, ITBADCC tetap konsisten dengan tujuan yang ingin dicapai oleh pendirinya antara lain adalah pertama, sebagai salah satu bentuk ibadah kepada Allah SWT, karena setiap gerak dan langkah yang dilaksanakan dilandasi dengan niat karena Allah SWT dan dalam rangka mencari ridho-Nya; kedua, mencerdaskan kehidupan bangsa melalui kegiatan pendidikan yang dilaksanakan; ketiga, bertujuan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat; dan keempat, memberi kesempatan menimba ilmu (belajar,) mencari pengalaman (magang) dan bekerja bagi pemuda-pemudi yang belum memperoleh pendidikan yang layak, keterampilan danpengalama yang belum memadai serta yang belum mendapatkan pekerjaan yang sesuai, dengan kata lain Perguruan Tinggi Dian Cipta Cendikia membantu pemerintah dan masyarakat menyiapkan sumber daya manusia yang profesional, berdaya saing tinggi, dan berkarakter. Dengan keyakinan yang kuat dan semangat yang tinggi, seluruh anggota keluarga besar ITBADCC berkomitmen untuk terus berjuang tanpa mengenal lelah dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

2. Sejarah Penggabungan Empat Perguruan Tinggi
Berdasarkan Rencana Strategis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 20202024, yaitu untuk peningkatan dan pemerataan mutu layanan pendidikan melalui peningkatan jumlah perguruan tinggi kelas dunia, dengan salah satu strateginya yaitu merasionalkan jumlah perguruan tinggi (right sizing). Upaya merasionalkan jumlah perguruan tinggi ini dilakukan dengan berbagai macam program, diantaranya melalui program penggabungan atau penyatuan PTS. Tujuan Program penggabungan atau penyatuan PTS ini antara lain memberikan daya dukung yang optimal terhadap daya saing bangsa, peningkatan mutu pendidikan tinggi yang berkelanjutan (continuous quality improvement), dan meningkatkan tata kelola serta keberlanjutan penyelenggaraan pendidikan tinggi yang bermutu.

Dengan rencana strategis tersebut, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) memberikan Hibah Akselerasi Program Penggabungan dan Penyatuan PTS melalui Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di lingkungan Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah II (LLDIKTI2). Pada Agustus 2021, Yayasan Dian Cipta Cendikia Lampung (YDCC-L) merupakan salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang lolos pada hibah tersebut. Adapun tim penggabungan PTS ini terdiri dari empat Pimpinan Perguruan Tinggi, yaitu:
Desti Nurdianti, S.S., M.Hum. - Direktur AMIK DCC
Astirini Swarastuti, M.Pd. - Direktur ABA DCC
Bambang Suprapto, S.Kom., M.T.I. - Direktur AMIK DCC-Pringsewu
Sidik Rahmatullah, M.Kom. - Ketua STMIK DCC-Kotabumi

Sejalan dengan arah kebijakan pemerintah tersebut dan rencana pengembangan Pergguruan Tinggi Dian Cipta Cendikia, maka seluruh pengurus Badan Penyelenggara baik Yayasan Dian Cipta Cendikia (YDCC), maupun Yayasan Dian Cipta Cendikia Lampung (YDCC- L), serta seluruh Pimpinan Perguruan Tinggi sepakat untuk melakukan penggabungan empat Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh kedua Yayasan tersebut menjadi satu Perguruan Tinggi dalam bentuk Institut, yaitu Institut Teknologi Bisnis dan Bahasa Dian Cipta Cendikia atau yang disingkat (ITBADCC). Adapun kesepakatan ini tertuang dalam Akta Nomor 45 tanggal 16 Desember 2021 yang dibuat oleh Fahrul Rozi, S.H. berkedudukan di Bandar Lampung. ITBADCC secara resmi didirikan pada 20 September 2022 berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 701/E/O/2022.

Adapun sejarah masing-masing Perguruan Tinggi yang melakukan penggabungan berdasarkan dua Yayasan yang menyelenggarakannya, sebagai berikut:

a. Yayasan Dian Cipta Cendikia (YDCC)
Yayasan Dian Cipta Cendikia atau yang disingkat (YDCC) merupakan badan penyelenggara yang didirikan berdasarkan KEMENKUMHAM Nomor AHU-2649.AH.01.04.Tahun 2010 ditetapkan pada tanggal 2 Juli 2010, sesuai dengan Akta Nomor 03 tanggal 8 Juni 2010 yang dibuat oleh Notaris Tanti Setiawati, S.H. berkedudukan di Bandar Lampung. Awal mulanya merupakan sebuah Lembaga Pendidikan Bisnis dan Manajemen Dian Cipta Cendikia (LPBM DCC) yang didirikan pada 18 Februari 1994 oleh Dr. Gunadi Rusydi, M.Kom. dan Hi. Abdul Moeis Raja Hokum, SE. Lembaga pendidikan yang mempunyai fungsi sosial dan ekonomi ini termasuk dalam kelompok usaha Wisma Bandar lampung, oleh karena itu kampus pusat DCC pertama saat itu terletak di Gedung Wisma Bandar Lampung yang beralamat di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam No.1 Gedung Meneng, Bandar Lampung.

Dengan didasari keinginan untuk berpartisipasi dalam pembangunan negara Republik Indonesia terutama pembangunan manusia yang berintegritas serta memiliki kemampuan di bidang teknologi informasi maka Yayasan Dian Cipta Cendikia menyelenggarakan lembaga pendidikan pada tingkat yang lebih tinggi. Keinginan tersebut akhirnya terwujud dengan didirikannya dua Perguruan Tinggi, yaitu: 1) AMIK Dian Cipta Cendikia berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 29/D/O/2000, dengan penyelenggaraan dua Program Studi Diploma, yaitu Manajemen Informatika dan Komputerisasi Akuntansi, serta 2) Akademi Bahasa Asing Dian Cipta Cendikia berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 30/D/O/2000, dengan penyelenggaraan satu Program Studi Diploma, yaitu Bahasa Inggris. Seiring dengan semakin tingginya minat mahasiswa untuk berkuliah di DCC, Yayasan akhirnya membangun Graha DCC yang terletak di Jalan Cut Nyak Dien No. 65 Kel. Durian Payung, Kec. Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung. Sejak tahun 2009, kampus utama Perguruan Tinggi Dian Cipta Cendikia dipusatkan di Graha DCC tersebut. Pada tahun 2017, kampus DCC juga membuka kampus cabang (Kampus B) yang terletak di jalan Pulau Morotai No. 89 RT.09 LK.I Jagabaya, Way Halim, Bandar Lampung.

b. Yayasan Dian Cipta Cendikia Lampung (YDCC-L) Yayasan Dian Cipta Cendikia Lampung atau yang disingkat (YDCC-L) merupakan badan penyelenggara yang didirikan berdasarkan KEMENKUMHAM Nomor AHU-11138.AH.01.02.Tahun 2008 ditetapkan pada tanggal 17 Maret 2008, sesuai dengan Akta Nomor 74 tanggal 29 Januari 2008 yang dibuat oleh Notaris Mohammad Reza, S.H. berkedudukan di Pringsewu. Yayasan Dian Cipta Cendikia Lampung ini didirikan oleh Edwar Juanda Rusydi yang juga memiliki tujuan yang sama dengan Yayasan Dian Cipta Cendikia (YDCC).

Pada tahun 2007, didirikanlah dua Perguruan Tinggi, yaitu 1) STMIK Dian Cipta Cendikia Kotabumi berdasarkan Alih Kelola, Perubahan Nama, dan Pindah Lokasi dari STMIK Sultan Agung Pamitran di Bekasi yang diselenggarkan oleh Yayasan Cahaya Matahari di Jakarta yang tertuang dalam keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 208/D/O/2007, dengan penyelenggaraan dua Program Studi, yaitu program sarjana Sistem Informasi dan program diploma Teknik Komputer, 2) ABA Dian Cipta Cendikia Kotabumi berdasarkan Alih Kelola, Perubahan Nama, dan Pindah Lokasi dari ABA IEC Semarang yang diselenggarkan oleh Yayasan Pendidikan Sura Mandiri di Semarang yang tertuang dalam keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 238/D/O/2007, dengan penyelenggaraan satu Program Studi yaitu program diploma Bahasa Inggris.

Pada tahun 2010, kemudian didirikanlah satu Perguruan Tinggi, yaitu AMIK Dian Cipta Cendikia Pringsewu berdasarkan Alih Kelola, Perubahan Nama, dan Pindah Lokasi dari AMIK Wira Setya Mulya di Yogyakarta yang diselenggarkan oleh Yayasan Wira Setya Mulya Yogyakarta di Yogyakarta yang tertuang dalam keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 110/D/O/2007, dengan penyelenggaraan dua Program Studi Diploma, yaitu Manajemen Informatika dan Teknik Komputer.